AYO DUKUNG PENERAPAN SYARIAT ISLAM DI BUMI INDONESIA TERCINTA

Kamis, 02 September 2010

MUI dan Muhammadiyah Setuju Ahmadiyah Jadi Agama Baru Non Islam

Bojonegoro (voa-islam.com) - Menanggapi rencana pembubaran Ahmadiyah oleh Menag Suryadharma Ali, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Muhammadiyah Bojonegoro merasa sepakat, selain itu jika Ahmadiyah ngotot ingin eksis menyebarkan ajarannya MUI dan Muhammadiyah Bojonegoro lebih setuju jika Ahmadiyah mau membuat agama sendiri. Alasannya, Ahmadiyah tidak mengakui Muhammad SAW sebagai rasul agama terakhir.

“Sebaiknya menjadi agama baru saja,” tegas Ketua MUI Bojonegoro KH Djauhari Hasan, Kamis (2/9) siang.

Ulama yang juga salah satu pengurus Nahdlatul Ulama Bojonegoro ini mengatakan bahwa dasar pijakannya adalah jelas, yaitu Ahmadiyah tidak mengakui Muhammad Rasulullah sebagai nabi terakhir. Tentu, katanya, dengan keyakinan seperti ini, menjadi pengingkaran.

...“Jadi, saya ulangi, sangat setuju jika Ahmadiyah membuat agama baru saja,” imbunya...

Djauhari Hasan mengatakan sependapat dengan sesepuh Nahdlatul Ulama Jember, KH Muchith Muzadi, soal sikap tegas pemerintah untuk membubarkan Ahmadiyah. Baginya, jika keyakinannya sudah seperti itu, tentu patut dipertegas. “Jadi, saya ulangi, sangat setuju jika Ahmadiyah membuat agama baru saja,” imbuh salah satu Imam Masjid Jami Alon-alon Bojonegoro ini.

Pendapat sama juga diungkapkan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bojonegoro, Ustad Zainuddin. Sikapnya sama dengan MUI Bojonegoro yang mendukung Ahmadiyah membentuk agama baru. Pilihan ini sebagai sesuatu yang masuk akal. “Setuju saya,” tegasnya, Kamis, siang.

Alumni Pondok Pesantren Gontor, Ponorogo, ini juga sependapat dengan Menteri Agama Suryadharma Ali yang bersikukuh tetap menghentikan dan bahkan membubarkan kegiatan keagamaan Ahmadiyah di Indonesia. Sebab, ditinjau dari pelbagai sudut, keyakinan Ahmadiyah jelas menyimpang dari Islam.

Zainuddin mencontohkan, dasar Islam sebenarnya sederhana, yaitu Kalimat Syahadat yang percaya Allah tuhan satu dan Muhammad nabi terakhir. Kemudian, Al Quran adalah kita suci umat Islam.

Sedangkan Ahmadiyah, lanjutnya, mengakui Al Quran sebagai kitab suci umat Islam, tetapi mereka mengakui juga masih ada kitab rujukan lain, yaitu tazkiroh yang jadi pedomen keyakinannya. Dan yang sangat prinsip, katanya, mereka mengakui Mierza Ghulam Ahmad sebagai nabi terakhir setelah Muhammad. “Ini kan jelas pengingkaran rukun Imam,” ujarnya dengan nada tegas.

Makanya, lanjut Zainuddin, pihaknya selaku pribadi dan organisasi kemasyarakatan mendukung rencana pemerintah lewat Kementerian Agama untuk menghentikan kegiatan keagamaan yang dilakukan Ahmadiyah. ”Saya kira Ahmadiyah lebih aman dan umat Islam lebih tenang jika Ahmadiyah membuat agama baru,” paparnya. (lieM/tio)

Readmore...

FUI : Membakar Al-Qur'an, Pendeta Terry Jones Wajib Dibunuh

Bismillahirrahmanirrahiim

PERNYATAAN SIKAP FORUM UMAT ISLAM (FUI)

TENTANG RENCANA PEMBAKARAN AL QUR’AN OLEH PASTOR TERRY JONES
PEMIMPIN GEREJA PERJANJIAN BARU NON DENOMINASI DI FLORIDA AMERIKA SERIKAT


Sebuah gereja perjanjian baru non-denominasi di Gainesville, pimpinan Pastor Terry Jones, di Florida, AS, atau yang biasa disebut (Dove World Outreach Center) akan menjadi tuan rumah ‘Hari Pembakaran Al Quran Internasional’ dalam memperingati 9 tahun tragedi serangan 11 September 2001.

Selain berencana melakukan pembakaran Mushaff Al Qur’an, Pendeta Terry Jones juga telah menghina dan mencerca Islam dengan menyatakan: “Kami percaya bahwa Islam adalah setan, yang menyebabkan jutaan orang masuk neraka. Itu adalah agama menipu, itu adalah agama kekerasan dan itu terbukti”, kata Pendeta Terry Jones seperti dilansir BBC, awal minggu ini.

Atas perbuatan dan ucapan dari Pendeta Biadab ini, Pemerintah Amerika Serikat melalui Konsul AS di Surabaya memberikan kesan membiarkan tindakan biadab tersebut ketika ditanya kemungkinan AS berupaya menghentikan Hari Pembakaran Al Quran supaya tidak ada orang yang disakiti, Konsul Bauer menegaskan bahwa pemerintah AS tidak berada dalam posisi memperbolehkan atau melarang.

...Menurut hukum syariat Islam halal darahnya Pendeta Terry Jones yang telah melakukan tindakan penghinaan kepada Islam dan kaum muslimin untuk ditumpahkan...

Berdasarkan:

Surah At Taubah 12:
"Jika mereka merusak sumpah (janji)nya sesudah mereka berjanji, dan mereka mencerca agamamu, maka perangilah pemimpin-pemimpin orang-orang kafir itu, karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang (yang tidak dapat dipegang) janjinya, agar supaya mereka berhenti."

Surah Al Baqarah 193:
"Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim."

Surah An Nissa 91:
"Kelak kamu akan dapati (golongan-golongan) yang lain, yang bermaksud supaya mereka aman dari pada kamu dan aman (pula) dari kaumnya. Setiap mereka diajak kembali kepada fitnah (syirik), merekapun terjun kedalamnya. Karena itu jika mereka tidak membiarkan kamu dan (tidak) mau mengemukakan perdamaian kepadamu, serta (tidak) menahan tangan mereka (dari memerangimu), maka tawanlah mereka dan bunuhlah mereka dan merekalah orang-orang yang Kami berikan kepadamu alasan yang nyata (untuk menawan dan membunuh) mereka."

Juga amar rasulullah saw. kepada para sahabatnya untuk mengesekusi mati seorang gembong Yahudi Ka’ab bin Al Asyraf yang telah melakukan perbuatan yang menyakitkan Rasulullah SAW:

...Wajib bagi seluruh kaum muslimin di seluruh dunia yang memiliki kemampuan untuk membunuh Pastor Terry Jones dalam rangka melaksanakan hukum syariat...

Maka Forum Umat Islam menyatakan sikap sebagai berikut :

1. Menurut hukum syariat Islam halal darahnya Pendeta Terry Jones yang telah melakukan tindakan penghinaan kepada Islam dan kaum muslimin untuk ditumpahkan.

2. Wajib bagi seluruh kaum muslimin di seluruh dunia yang memiliki kemampuan untuk membunuh Pastor Terry Jones dalam rangka melaksanakan hUkum syariat di atas.

3. Menyerukan kepada Pemerintah Amerika Serikat untuk secara aktif dan berusaha dengan keras melalui tindakan untuk menghentikan perbuatan biadab Pendeta Terry Jones dan memberikan hokuman yang setimpal kepadanya.

Wamakaruu wamakarallah wallahu khairul maakiriin


Jakarta, 21 Ramadhan 1431 H / 31 Agustus 2010
Atas Nama Umat Islam Indonesia
Forum Umat Islam (FUI)
Sekretaris Jenderal


KH. Muhammad Al Khaththath


FORUM UMAT ISLAM:
Perguruan As Syafi’iyyah, Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam (KISDI), Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (BKsPPI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhamadiyyah, Hizb Dakwah Islam (HDI), Front Pembela Islam (FPI), Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI), YPI Al Azhar, Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), Jamaah Anshorut Tauhid, Gerakan Reformis Islam (GARIS), MER-C, Gerakan Pemuda Islam (GPI), Taruna Muslim, Al Ittihadiyah, Komunitas Muslimah untuk Kajian Islam (KMKI), LPPD Khairu Ummah, Syarikat Islam (SI), Forum Betawi Rempug (FBR), Tim Pengacara Muslim (TPM), Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam (LPPI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), PERSIS, BKPRMI, Al Irsyad Al Islamiyyah, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Badan Kontak Majlis Taklim (BKMT), Front Perjuangan Islam Solo (FPIS), Majelis Tafsir Al Quran (MTA), Majelis Adz Zikra, PP Daarut Tauhid, Korps Ulama Betawi, Hidayatullah, Al Washliyyah, KAHMI, PERTI, Ittihad Mubalighin, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Koalisi Anti Utang (KAU), PPMI, PUI, JATMI, PII, BMOIWI, Wanita Islam, Pesantren Missi Islam, Forum Silaturahmi Antar-Pengajian (FORSAP), Irena Center, Laskar Aswaja, Wahdah Islamiyah, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Bintang Reformasi (PBR), Partai Nahdlatul Umat Indonesia (PNUI), Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) dan organisasi-organisasi Islam lainnya.

Readmore...

Ba'asyir Ditahan, JAT Ancam Shalat Ied di Tahanan Bareskrim

Jakarta (voa-islam.com) - Jika pengasuh pondok pesantren Ngruki Ustadz Abu Bakar Ba’asyir benar-benar tidak diizinkan untuk melakukan ibadah shalat Idul Fitri di luar tahanan, maka Jamaah Ansorut Tauhid (JAT) berencana akan menggelar shalat Ied di tahanan Bareskrim Mabes Polri.

“Kami selalu ingin menemani ustadz untuk melakukan ibadah, apalagi ini Idul Fitri. Jadi kami akan menunggu jika sampai waktunya dipastikan tidak boleh shalat di luar,” ucap juru bicara JAT Son Hadi, Rabu (1/9/2010).

....Jadi kami akan menunggu jika sampai waktunya dipastikan tidak boleh shalat di luar,” ucap juru bicara JAT Son Hadi...

Dia menambahkan, untuk urusan melaksanakan ibadah adalah hak bagi setiap warga negara. “Ya ini urusan ibadah, tidak perlu pelarangan. Ini kan hak sebagaimana seorang warga negara yang beragama Muslim,” sambungnya.

Tapi yang pasti kalau memang benar, lanjutnya, dia berpikir bahwa Polri tidak perlu mengatakan hal demikian. Itu kan sesuatu yang menimbulkan sensasi dan pertanyaan di benak masyarakat. “Kami heran mengapa orang shalat kok dikhawatirkan,” ketusnya.

Sebelumnya, pihak Mabes Polri memberikan sinyal tidak akan mengizinkan Ba’asyir melakukan shalat Ied di luar tahanan Bareskrim. Mabes Polri tak mau mengambil risiko terkait pengamanan yang bersangkutan.

Sementara untuk shalat di dalam tahanan, diperkirakan tidak mencukupi untuk 40 orang. Padahal, salah satu syarat shalat Ied bisa dilaksanakan, yaitu minimal diikuti oleh 40 jamaah.

Polisi Disetir Asing Wajar Dapat Hibah

Menanggapi hibah yang didapat Bareskrim Mabes Polri yaitu sejumlah barang dengan total nilai 20 juta dolar Australia dari Australia. Denagan Alasan Hibah tersebut diberikan karena Bareskrim Mabes Polri dianggap dapat melakukan pemberantasan terorisme.

Namun, Juru bicara Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) Son Hadi menuding bahwa hibah tersebut adalah bukti bahwa adanya campur tangan pihak asing di dalam kebijakan pihak kepolisian.

..."Sumbangan itu tidak gartis. Polri menjalankan misi asing yang jelas menginjak negara. Kita hanya sebagai kacung," ucapnya...

"Ini jelas sekali mereka dibayar oleh Australia dan Amerika. Sumbangan itu tidak gartis. Polri menjalankan misi asing yang jelas menginjak negara. Kita hanya sebagai kacung," ucapnya, Rabu (1/9/2010).

Lebih lanjut Son mengaitkan campur tangan asing dengan penangkapan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir. Menurut dia, dalam dakwahnya, Ba’asyir hanya melakukan penyadaran agar warga negara Indonesia tidak bisa diperintah negara asing. "Ustad Abu hanya menyadarkan," sambungnya.

Son menambahkan bahwa hibah yang diberikan pemerintah Australia untuk penanganan masalah penyelundupan manusia harus diaudit. "Itu jelas yang penting itu diaudit, mekanisme resmi apa tidak," katanya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menerima sejumlah alat guna mencegah terjadinya penyelundupan manusia ke Austalia melalui Indonesia. (Arsyila/ozo)

Readmore...

FPI: Kami Akan Buktikan Terorissasi Aceh Bikinan Polisi

Jakarta (voa-islam.com) - Front Pembela Islam (FPI) menyatakan punya bukti kuat terkait skenario polisi dalam terorisasi di Aceh. ”Kami punya bukti kuat bahwa polisi yang mengatur terorisasi di Aceh, termasuk pendanaan dan pencarian orang,” kata Sekjen FPI Sobri Lubis, Selasa (31/8/2010).

Bermodalkan bukti itu, Sobri mengatakan, FPI tidak akan tinggal diam. Bukti tersebut nantinya akan segera dibawa ke DPR sebagai langkah koreksi terhadap Polri. “Polisi saat ini sudah merupakan kepanjangan tangan dari bangsa barat,” tandasnya.

...”Kami punya bukti kuat bahwa polisi yang mengatur terorisasi di Aceh, termasuk pendanaan dan pencarian orang,”...

Lebih lanjut Sobri mengatakan, polisi membentuk teroris di Aceh dengan tujuan untuk membungkam keberadaan ormas agar ormas semakin terkekang.

Dia juga menilai, saat ini bangsa barat sudah mengubah nilai agama dan berbangsa yang selama ini dianut. Dengan demikian, menurutnya perubahan terhadap undang-undang ormas bukan solusi yang baik. ”Berkumpul dan berorganisasi merupakan hak asasi manusia,” tegasnya.

Lagi pula, lanjutnya, kalau hanya dibubarkan tidak akan menyurutkan kami dalam menegakkan kebenaran. “Bisa saja kami ganti nama dan itu tidak jadi masalah karena kami berjuang bukan atas nama FPI tapi atas nama Islam,” tandas Sobri.

Revisi UU Ormas Bukan Solusi

Sementara itu, Terkait dengan tuduhan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri tentang keberadaan ormas di Indonesia yang dinilai meresahkan banyak pihak di depan Komisi III DPR. Sekjen FPI Sobri Lubis menganggap, hal tersebut dilakukan Kapolri karena tidak bisa men

...”Kalau dikatakan ormas meresahkan, ya mungkin meresahkan bagi masyarakat yang suka mabok, main judi, maksiat...

”Itu karena kepolisian sudah tidak berdaya lagi dalam menuntaskan semua persoalan yang ada,” kata Sobri, Selasa (31/8/2010). Dia juga mengatakan, keberadaan ormas sebenarnya bentuk dari reaksi terhadap tidak berjalannya hukum di negara ini.

”Kalau dikatakan ormas meresahkan, ya mungkin meresahkan bagi masyarakat yang suka mabok, main judi, maksiat, tapi masyarakat yang tidak melakukan itu tentunya sangat berterima kasih dengan keberadaan kita,” terangnya.

Baginya, jika ada perubahan terhadap undang-undang ormas bukan solusi yang baik. ”Berkumpul dan berorganisasi merupakan hak asasi manusia,” terangnya.

Lagi pula, lanjutnya, kalau hanya dibubarkan tidak akan menyurutkan kami dalam menegakkan kebenaran. “Bisa saja kami ganti nama dan itu tidak jadi masalah karena kami berjuang bukan atas nama FPI tapi atas nama Islam,” tandasnya.

Sobri menilai bangsa barat sudah mengubah nilai agama dan bangsa saat ini. ”Keinginan untuk membubarkan ormas salah satu keinginan bangsa barat yang takut terhadap keberadaan ormas,” tegasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, jika pembubaran ormas memang terjadi pihaknya sudah menyediakan langkah-langkah yang akan ditempuh. “Kami sudah membentuk langkah-langkah apabila terjadi pembubaran,” pungkasnya.

Data Tidak Valid, Kapolri Sakit

Di lain tempat, Ketua DPP Front Pembela Islam Bidang Nahi Mungkar Munarman menilai rencana evaluasi hingga membekukan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang dinilai sering melakukan kekerasan dinilai ngawur. Menurutnya, rencana tersebut hanya berdasarkan data yang tidak valid dan ngawur.

..."Setahu saya itu omongan orang yang mengigau. Kapolri kan sedang sakit. Datanya ngawur, hanya dikumpulkan dari LSM bukan dari anak buahnya sendiri," ...

"Setahu saya itu omongan orang yang mengigau. Kapolri kan sedang sakit. Datanya ngawur, hanya dikumpulkan dari LSM bukan dari anak buahnya sendiri," kata Ketua DPP Front Pembela Islam Bidang Nahi Mungkar Munarman, Selasa (31/8/2010).

Menurut Munarman, sesuai UU No 8/1985, alasan membekukan ormas hanya diperbolehkan bila melanggar kamtibmas, menerima dana asing, atau memberikan bantuan ke asing. Sementara FPI, menurutnya, tidak melanggar satu pun alasan tersebut.

"Kalau disebut data, soal Banyuwangi sudah jelas tidak ada unsur pidana saat gelar perkara oleh polisi. Yang di Bekasi, itu yang melanggar HKBP. Kan justru LSM-LSM itu yang melanggar dengan menerima dan memberi bantuan ke asing," ucap Munarman.

"Kapolri tidak valid begini, waktu membaca hasil pengawasan Century DPR, waktu itu Kapolri baca analisis opsi A, padahal DPR minta opsi C, ya begitu. Disebut ada rekaman Ary Muladi-Ade Raharja, bilang kesana-kesini meyakinkan, eh ternyata enggak ada," sesal Munarman.

Urus Polwan Hamil Luar Nikah Aja Deh!

Selain itu, munarman juga mengingatkan kepada Kapolri untuk tidak membuat imej baik dengan rencana pembubaran FPI, Munarman bahkan nyeletuk agar Kapoliru menangani Polwan hamil di luar nikah saja.

Munarman mengungkapkan ada satu anggota Polwan yang hamil di luar nikah. Polisi wanita itu bertugas di Lampung dan tengah mengandung tiga bulan.

Kejadian itu sudah diketahui oleh internal Kepolisian, namun, belum ada tindakan pemberian sanksi. Ketua DPP Front Pembela Islam Bidang Nahi Mungkar Munarman mengatakan FPI memiliki sumber cukup akurat dan kredibel di lingkungan Polri.

“Pesan saya, sebaiknya Kapolri ngurusin anak buahnya, Polwan di Lampung yang hamil di luar nikah,” cetus Munarman di Jakarta, Selasa (31/8).

Namun, Munarman menolak menjelaskan detil informasi tersebut. Ia hanya mengingatkan agar Kapolri tidak sibuk mencitrakan diri menjelang akhir periode jabatannya, 20 Oktober mendatang. “Dia (Kapolri) ingin memberikan imej baik kepada semua orang,” tukasnya. (Ibnudzar/dbs)

Readmore...

Allahu Akbar!! 80 Ribu Warga Amerika Masuk Islam Setiap Tahun

NEWYORK (voa-islam.com): DR Fadel Sulaiman Direktur Jenderal Yayasan Penjembatan Bagi Pengenalan Islam di Amerika Serikat menegaskan bahwa setiap tahunnya 80 ribu orang di Amerika memeluk Islam.

Pernyataan ini muncul dalam wawancara televisi di Saluran Budaya Nil, Fadel mengatakan: "Angka-angka ini didokumentasikan di pusat-pusat Islam di Amerika dan masjid-masjid Amerika,sebagaimana juga didokumentasikan oleh pusat-pusat studi resmi Amerika namun tidak diekspos, Sulaiman berkata: Tidak berjalan satu minggu saja melainkan ada beberapa orang Amerika yang memeluk Islam.

Dia menambahkan: Ada sambutan yang belum pernah terbayangkan sebelumnya untuk Islam di Amerika.

Mantan Ketua DPR Amerika beberapa hari yang lalu telah memperingatkan adanya serangan budaya Islam yang luas terhadap budaya dan peradaban Amerika.

Permusuhan yang meningkat:

Fenomena ini muncul di tengah meningkatnya permusuhan terhadap Islam dari beberapa kelompok masyarakat Amerika yang dipengaruhi oleh ide-ide ekstrim kanan.

Permusuhan ini telah berkembang setelah pengumuman pembangunan pusat Islam di lokasi serangan 11 September dan persetujuan Presiden Amerika atas keputusan ini.

Kebanyakan kaum Muslimin di Amerika menampakkan ketakutan akan adanya penyerangan terhadap mereka saat peringatan serangan 11 September tahun ini karena bertepatan dengan hari raya Idul Fitri.

(ar/islammemo)

Readmore...